“Seseorang dapat mempelajari keterampilan praktis untuk kehidupan sehari-hari guna menyesuaikan diri dengan lingkungan baru. Jika Anda pindah ke daerah dengan bahasa yang berbeda dari bahasa Anda, kembangkan dan pelajari kemampuan komunikasi baru untuk mengurangi kesalahpahaman dan menghindari kemungkinan perasaan terisolasi,” katanya.
Sementara itu, Dandekar mengatakan waktu penyesuaian diri dengan lingkungan baru berbeda tiap orang. Adaptasi awal seringkali memakan waktu beberapa bulan hingga satu tahun untuk mencakup rasa nyaman dengan adat istiadat setempat, persahabatan yang stabil dan stabilitas emosional.
Penyesuaian di tempat baru juga berbeda bagi anak karena mereka lebih berfokus pada apa yang mereka tinggalkan seperti teman lama dan lingkungan sekolah yang sudah mereka kenal.
Hal ini menyebabkan banyak tekanan pada anak-anak dan di titik kritis ini anak membutuhkan dukungan dari orang tua.
Bagi orang tua yang membawa anak untuk pindah ke tempat baru, Dandekar menyarankan untuk mengakui dan menanggapi kecemasan anak, mempertahankan rutinitas yang sudah dikenal seperti tradisi budaya, dan mendorong partisipasi dalam kegiatan sekolah atau masyarakat.
Ini membantu kaum muda memperoleh dukungan sosial, membangun persahabatan baru, dan secara bertahap merasa betah di lingkungan tersebut.